
PESAWAT TWIN OTTER MERPATI TERGELINCIR DI BANDARA BINTUNI
18/07/2010 09:05:53

BINTUNI – Kecelakaan pesawat kembali lagi terjadi di Indonesia, kali ini pesawat Merpati jenis Twin Otter seri 300 PK-NUH tergelincir di ujung landasan pacu Bandara Rendani pada minggu (18/7) siang pukul 11.15. Penyebab tergelincirnya di duga kuat akibat mengalami pecah ban belakang sebelah kiri sebelum take off. Pesawat yang berpenumpang 6 orang dan 3 awak rencana akan terbang menuju Bandara DEO Sorong. Akibat kejadian ini mengakibatkan penerbangan pesawat Susi Air yang akan menuju Bintuni di pending beberapa saat.
Dalam insiden tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa, namun beberapa penumpang nampak trauma dengan kejadian ini. Menurut Timo Nakoh, salah seorang petugas bandara mengungkapkan bahwa pesawat pada saat melaju kencang dan siap take off. Namun tiba-tiba mengalami pecah ban kiri bagian belakang, sehingga pesawat tidak dapat terbang dan terus melaju ke arah sisi kanan ujung landasan dan menabrak gundukan tanah yang mengakibatkan ban depan pesawat patah. Jarak antara saat terjadi pecah ban hingga pesawat berhenti diperkirakan sekitar 300 meter. Penampung sesaat pesawat berhenti segera berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri.
Menurut Abdulrahman Kosepa, salah seorang penumpang mengaku bahwa sebagian besar penumpang panik dan segera keluar. Menurutnya, sebelum terbang pesawat dalam kondisi normal, namun saat melaju dan akan melakukan take off, tiba-tiba ban belakang pesawat goyang kencang dan kemudian berhenti setelah membentur gundukan tanah di sisi kanan bandara. Selanjutnya, dikatakan pilot mematikan mesin pesawat sementara penumpang telah berhamburan keluar karena panik. Meskipun demikian, Ia mengaku tidak trauma dengan kejadian tersebut dan tetap akan menggunakan pesawat terbang sebagai sarana transportasi yang cepat dan mudah.
Sementara Kapolres Teluk Bintuni AKBP. Tri Atmodjo, SIK saat ditemui wartawan di lokasi kejadian mengungkapkan bahwa pihaknya hanya men gamankan TKP, sementara proses penyidikan akan diserahkan sepenuhnya kepada tim KNKT yang akan segera hadir di Bintuni. Tim Teknisi Merpati Airlines kemudian tiba di lokasi sekitar 4 jam setelah kejadian untuk memperbaiki bagian pesawat yang mengalami kerusakan.(ari murti)
|