
PEMANFAATAN AMPAS NENAS
20/03/2006 09:42:38
Terutama jika tempat tinggal atau tempat usaha jauh dari produsen atau penyedia biakan murni bakteri ini.
Mahasiswa Angkatan I Jurusan Penyuluhan Pertanian telah melakukan suatu percobaan mengenai penggunaan media sari nenas dan ampas nenas dalam pembuatan biakan Acetobacter xylinum. Hasilnya, pembuatan biakan A. xylinum dengan menggunakan media ampas nenas memiliki tingkat keberhasilan yang lebih tinggi dibandingkan dengan menggunakan media sari nenas.
Pembuatan biakan A. xylinum dengan media ampas nenas sangat mudah dilakukan. Asal semua kegiatannya dilakukan dalam keadaan bersih. Bahan yang diperlukan yaitu buah nenas masak, gula pasir, dan air. Sedangkan alat yang digunakan meliputi pisau stainless, blender atau parutan, kain saring, timbangan, wadah plastik, botol jar, kertas sampul bersih, karet gelang, pengaduk.
Cara pembuatannya, pertama buah nenas dikupas, lalu dicuci dengan air bersih. Hancurkan buah nenas tersebut dengan menggunakan kain saring hingga tersisa ampasnya. Kemudian ampas nenas tersebut dicampur dengan air dan gula pasir dengan perbandingan 6 : 3 : 1. Aduk hingga betul-betul merata, lalu masukkan ke dalam botol jar.
Tutup mulut botol dengan kertas sampul, ikat kuat dengan karet gelang, dan diamkan selama 2 – 4 minggu. Setelah 2 – 4 minggu akan terbentuk lapisan putih di permukaan atas. Lapisan putih ini merupakan koloni bakteri A. xylinum (bibit nata de coco).
Selain sederhana prosesnya, pada pembuatan biakan A. xylinum dengan media ampas nenas mempunyai kelebihan lainnya, yaitu sari nenas yang dihasilkan bisa dimanfaatkan untuk membuat sirup nenas.
(Detia T. Yunandar, Dosen STPP Manokwari)
|